Guchie Mas Solusi Diabetes
Sebelum kita mengupas apa itu diabetes, ada
baiknya kita mengenal terlebih dahulu macam-macam diabetes. Menurut dr. Asep
Permana, diabetes dibagi menjadi 4 tipe, yaitu tipe 1 yang merupakan diabetes
bawaan sejak lahir dimana pangkreas tidak mampu memproduksi insulin, tipe 2
yang lebih dikenal dengan diabetes militus, dimana diabetes disebabkan oleh
pola makan dan pola hidup, tipe 3 atau yang dikenal dengan diabetes karena
kehamilan, dan tipe 4 yang dikenal dengan diabetes lain-lain.
“Diabetes adalah peningkatan kadar glukosa darah
akibat kekurangan insulin baik yang sifatnya absolut maupun relatif atau
resistensi reseptor insulin. Diabetes melitus sangat erat kaitannya dengan
mekanisme pengaturan gula normal,” ujar dr.Asep.
Lebih lanjut dikatakannya, diabetes
(kencing manis) adalah penyakit di mana tubuh penderitanya tidak bisa
mengendalikan tingkat gula (glukosa) dalam darahnya. Jadi penderita mengalami
gangguan metabolisme dari distribusi gula oleh tubuh sehingga tubuh tidak bisa
memproduksi insulin dalam jumlah yang cukup atau tidak mampu menggunakan
insulin secara efektif. Akibatnya, terjadi kelebihan gula di dalam darah
sehingga menjadi racun bagi tubuh. Sebagian glukosa yang tertahan dalam
darah tersebut melimpah ke sistem urine.
Saat ini di Indonesia jumlah penderita diabetes
setiap tahunnya terus meningkat, hal ini disebabkan oleh banyak faktor, dan
faktor yang paling berperan adalah pola makan dan pola hidup orang Indonesia
saat ini yang cenderung menyepelekan kesehatan dan lebih mementingkan kepuasan
dalam dirinya.
Umumnya orang tersebut baru menyadari dan
menyesal jika dokter telah menvonisnya terkena diabetes. Namun tak jarang juga
orang yang telah terkena diabetes tidak mengubah pola makan dan pola hidupnya
sehingga penyakit yang dideritanya semakin parah bahkan bisa berakibat
kematian.
Adapun gejala awal dari diabetes menurut dr. Asep
adalah, rasa lelah kendati telah mengkonsumsi banyak makanan, pandangan menjadi
kabur, sering buang air kecil khususnya ketika malam, kaki terasa kebas, dan
luka yang tak junjung sembuh.
Mereka yang memiliki risiko tinggi terkena
diabetes adalah yang memiliki riwayat keluarga mengidap diabetes, memasuki usia
di atas 40 tahun, kegemukan, tekanan darah tinggi, selain tentu saja pola makan
yang salah.
Jika sudah termasuk dalam satu atau dua dari
faktor risiko tersebut, paling tidak lakukan tes gula darah setahun sekali, ini
karena risiko diabetes setiap tahunnya meningkat 30 persen. Karena diabetes
sulit disembuhkan sepenuhnya, sudah saatnya kita melakukan tindakan pencegahan,
antara lain tidak makan berlebihan, menjaga berat badan, dan rutin melakukan
aktivitas fisik.
Bagi penderita DM, lakukan konsultasi secara
berkala dengan dokter, selain itu dituntut sikap disiplin dan kepatuhan dalam
mengonsumsi obat maupun suntik insulin agar tidak terjadi komplikasi penyakit.
Olahraga juga dapat secara efektif mengontrol
diabetes, antara lain dengan melakukan senam khusus diabetes, berjalan kaki,
bersepeda, dan berenang. Diet dipandu dengan olahraga merupakan cara efektif
mengurangi berat badan, menurunkan kadar gula darah, dan mengurangi stres.
Latihan yang dilakukan secara teratur dapat menurunkan
tekanan darah, kolesterol, dan risiko terkena serangan jantung, serta memacu
pengaktifan produksi insulin dan membuatnya bekerja lebih efisien.
“Hingga saat ini belum ada obat di dunia ini yang
dapat menyembuhkan diabetes, adapun obat-obat kimia yang kini ada hanyalah obat
untuk menurunkan kadara gula saja bukan mengembalikan fungsi pangkreas,” ungkap
dr. Asep.
Namun demikian, lanjut dr. Asep, obat kimia
maupun obat herbal yang ada saat ini sudah lebih baik dan memiliki manfaat yang
cukup bagus untuk pencegahan diabetes maupun untuk mengontrol kadar gula darah.
“Salah satu obat herbal yang memiliki manfaat
yang cukup baik untuk diabetes saat ini adalah Guchie Mas. Guchie Mas
adalah minuman herbal dengan bahan utama Gula Aren dan Nigella Sativa
(Habbatussauda) yang terbukti manfaatnya bagi penderita penyakit
diabetes,” ungkap dr. Asep.
Masih menurutnya, diabetes sebenarnya dapat
dicegah dengan cara mengkonsumsi Guchie Mas. Selain itu, Habbatussauda
yang terdapat dalam Guchie Mas dipercaya dapat meningkatkan fungsi insulin dan
mengurangi resistensi reseptor insulin, sedangkan Gula Aren berperan dalam
optimalisasi kerja reseptor insulin.
Guchie Mas juga mengandung Chromium yang
efektif memperlancar metabolisme gula darah dan mengatur kepekaan
sel terhadap insulin sehingga meringankan kerja pankreas.
Dibandingkan dengan Gula Tebu, Gula Aren
mempunyai lebih banyak kandungan makro dan mikronutrien. Indeks glisemik yang
terdapat dalam Gula Aren sangat aman bagi penderita diabetes, yaitu hanya 35
(aman jika indeks glisemik dibawah 50) sehingga mampu menjaga dan merawat
pankreas agar tetap berfungsi dengan baik.
Selain memiliki rasa yang enak, Guchie Mas juga
memiliki manfaat yang baik untuk berbagai penyakit lainnya, bahkan hingga saat ini
sudah banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari Guchie Mas.
Hal ini terbukti dengan banyaknya testimoni yang
dinyatakan oleh masyarakat langsung tanpa ada paksaan yang mengaku gula
darahnya berangsur-angsur normal dan tubuhnya pun dapat vit kembali
seperti sebelum terkena diabetes.
Jika ada obat herbal yang memiliki manfaat cukup
baik untuk penderita diabetes, mengapa kita harus mengkonsumsi yang lainnya?
Memang bagi yang belum mengenal Guchie Mas akan sanksi dengan manfaat yang akan
dihasilkan, namun begitu mereka mencoba umumnya mereka merasa puas dan memilih
beralih ke Guchie Mas, baik untuk proses penyembuhan maupun untuk menjaga
kondisi tubuhnya agar tetap vit.
Satu hal yang patut digaris bawahi saat ini
adalah, semakin banyaknya masyarakat yang beralih ke pengobatan herbal, karena
sejak dulu pun sebenarnya nenek moyang kita sudah mencontohkan kalau alam sudah
menyediakan semua untuk mengobati penyakit manusia.
Dan dalam pengobatan herbal, kita tidak akan
merasakan manfaatnya langsung setelah mengkonsumsinya seperti halnya obat
kimia. Dalam pengobatan herbal, prose penyembuhan membutuhkan waktu karena
memang sifatnya yang tidak langsung memotong sistem yang sakit, namun
memperbaiki semua jaringan yang rusak, sehingga pengobatan herbal selain
memberikan manfaat bagi penyakit kita, juga memperbaiki sistem dalam tubuh kita
yang rusak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar